Tahun ajaran baru, siswa di Makassar cuma belajar lima hari sepekan

Dibaca: 6334 kali  Minggu,17 Juli 2016 | 16:16:41 WIB
Tahun ajaran baru, siswa di Makassar cuma belajar lima hari sepekan
Ket Foto : ilustrasi

 

linkarnews.com -  Pemerintah Kota Makassar memberlakukan kebijakan baru di dunia pendidikan pada tahun ajaran baru 2016/2017. Di mana, murid dan siswa dari tingkat SD hingga SMA dan sederajat hanya akan mengikuti mata pelajaran umum lima hari dalam sepekan, yakni Senin hingga Jumat.

Adapun pada hari Sabtu murid dan siswa tidak diliburkan melainkan mengikuti program pengembangan diri. Pengembangan diri sesuai dengan program 18 poin revolusi pendidikan yang dibentuk Pemkot Makassar.

“Kita berikan waktu khusus pada hari sabtu kepada siswa untuk mengenali dan mengembangkan bakat masing-masing. Juga mengajarkan pengembangan karakter positif,” kata pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar Ismunandar, Sabtu (16/7).

Setiap siswa nantinya akan diarahkan untuk menekuni hal-hal yang dianggap sesuai dengan bakat dan minatnya. Misalnya di bidang musik, media, atau pun wirausaha.

Selain itu, jam belajar pada Senin hingga Jumat akan ditambah. Diharapkan, kesibukan di sekolah membuat para siswa tidak gampang terjerumus pada hal negatif di luar. Agar proses belajar efektif, setiap sekolah diminta menyusun sendiri jam belajarnya. “Waktu belajar, istirahat, bermain, dan makan diatur agar jalannya pendidikan tidak membosankan,” kata Ismunandar.

Kebijakan baru ini, diakui Ismunandar  terinspirasi penerapan yang sama di luar negeri. Di mana, jam belajar diperpanjang namun dengan jadwal yang seimbang. “Kalau siswa sibuk di sekolah kan tidak mudah lagi berkeliaran malam. Kalau pulang dari sekolah capek, bisa langsung istirahat di rumah.”

Sebelumnya Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengumumkan 18 poin revolusi pendidikan. Poin tersebut disusun sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, baik sarana maupun prasarana. Di antaranya semua anak bisa sekolah (gratis), semua sekolah adiwiyata (bersih dan nyaman), serta sekolah wajib 9 tahun.

Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Pendidikan"