Rusuh Lapas Klas II A Jambi, 6 Orang Dilarikan Ke RS

Dibaca: 4073 kali  Kamis,02 Maret 2017 | 05:20:25 WIB
Rusuh Lapas Klas II A Jambi, 6 Orang Dilarikan Ke RS
Ket Foto : Lapas Jambi

 

linkarnews.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Jambi rusuh. Ratusan narapidana (napi) mengamuk.

Para napi tersebut membakar sejumlah bangunan di dalam LP. Polisi dan anggota TNI yang tiba di LP langsung mengambil tindakan.

Aparat membubarkan massa yang mengamuk. Tembakan gas air mata pun dilepaskan ke arah massa.

Menurut Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani, 6 narapidana mengalami luka-luka akibat terkena tembakan gas air mata.

"Dari napi (yang mengalami luka-luka) ada enam (orang). Tidak ada korban jiwa, hanya luka-luka," ujar Yazid Fanani di Lapas Klas II Jambi, Kamis (3/3/2017).

Keenam narapidana yang luka tersebut telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Menurut Yazid Fanani, pihaknya sudah bisa mengendalikan situasi. Api yang membakar sejumlah bangunan Lapas sudah berhasil dipadamkan.

Kerusuhan di Lapas Jambi Dipicu Rencana Razia

Ratusan narapidana (napi) di Lapas Klas II A Jambi mengamuk. Mereka membakar sejumlah bangunan yang ada di dalam Lapas.

Polisi pun melakukan tindakan tegas dengan melepaskan tembakan gas air mata ke para penghuni lapas yang mengamuk. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi Bambang Palasara menyatakan kerusuhan dipicu rencana razia yang akan dilaksanakan
pihaknya dan kepolisian.

"Kami belum melakukan razia. Baru rencana. Rupanya, mereka (para narapidana) menolak razia tersebut," ujar Bambang Palasara kepada
wartawan di Lapas Kelas II Jambi, Kamis (3/3/2017).

"Dari komunikasi yang kami lakukan, mereka bukan menolak razia, tapi mereka meminta agar razia jangan terlalu sering dilakukan," tambah
Bambang Palasara.

Para napi, kata Bambang Palasara, juga menyampaikan keluhan soal kondisi lapas, di antaranya mengenai kekurangan air, harga makanan di kantin yang terlalu mahal, dan kondisi lapas yang penuh sesak karena over capacity. []

Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Hukum"