Lima Orang Olahragawan Yang Terpancing Emosi Ketika Bertanding

Dibaca: 7634 kali  Senin,26 Oktober 2015 | 22:27:35 WIB
Lima Orang Olahragawan Yang Terpancing Emosi Ketika Bertanding
Ket Foto : Pebalap Spanyol, Marc Marquez (depan), dan pebalap Italia, Valentino Rossi, duel adu cepat dalam balapan Motogp seri GP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, Malaysia, Ahad (25/10/2015).

linkarnews.com - Insiden Valentino Rossi versus Marc Marquez yang terjadi di arena MotoGP Sepang, Ahad (25/10/2015), telah memperlihatkan bahwa rivalitas nan ketat di gelanggang olahraga sungguh mudah menyulut emosi. Sportifitas yang harusnya diagungkan dalam olahraga profesional, terkadang hanya tinggal slogan saja.

Rossi yang tengah memburu gelar juara dunia ke-10 di ajang MotoGP tahun ini terancam gagal mewujudkan impiannya. Tapi apa yang terjadi pada Rossi sesungguhnya bukanlah hal yang baru di dunia olahraga.

Sejumlah nama besar dari panggung olahraga juga pernah terjerembab ke dalam emosi yang membuat mereka harus menjalani hukuman berat. Berikut adalah kumpulan para olahragawan terkemuka yang pernah terpancing emosinya ketika berada menjalani rivalitas di gelanggang olahraga sebagaimana disarikan Republika dari berbagai sumber.

1. Mike Tyson vs Evander Holyfield

MGM Grand Arena, Cesar Palace, Las Vegas, pada 28 Juni 1997 menjadi saksi betapa emosi telah melupakan akal sehat dari legenda tinju dunia, Mike Tyson. Dalam partai ulangan perebutan gelar tinju dunia kelas berat itu, Tyson menggigit telinga Evander Holyfield.

Aksi menggigit telinga itu terjadi pada ronde ketiga. Holyfield yang terlihat mampu menguasai pertandingan ternyata membuat Tyson frustrasi. Alhasil, saat keduanya bertarung pada jarak rapat, Tyson kemudian mengarahkan giginya ke telingan kanan sang lawan. Darah pun mengucur dari telinga Holyfield.

Saat itu wasit masih melanjutkan pertandingan hingga penghujung ronde. Namun jelang memasuki ronde keempat, pertandingan pun dihentikan. Insiden ini ternyata membuat kubu Tyson marah. Kericuhan pun terjadi hingga di luar ring tinju.

Akibat dari gigitan tersebut, Tyson harus kehilangan uang 30 juta dolar AS. Lalu pada 9 Juli 1997, Tyson dihukum selama setahun dari ring tinju serta diwajibkan membayar denda sebesar 3 juta dolar AS.

2. Tendangan Kungfu Eric Cantona

Eric Cantona bisa dibilang salah satu pemain legenda bagi Manchester United. Tapi nama besar yang disandangnya itu tak bisa dijaga secara terhormat setelah emosinya membuncah dengan melayangkan tendangan kungfu kepada fans Crystal Palace, Matthew Simmons.

Insiden tendangan kungfu ini terjadi setelah Cantona diusir wasit saat MU bertamu ke kandang Crystal Palace di Selhurst Park pada 25 Januari 1995. Cantona tak terima setelah mendengar ejekan sang penonton. Dengan berlari sedikit, kaki Cantona kemudian mendarat di dada sebelah kiri Simmons.

Ulah Cantona itu ternyata membawanya pada persoalan yang lebih pelik. Denda sebesar 30ribu pounds, bermalam sehari di penjara serta skorsing sembilan bulan dari sepakbola dan menjalani 120 jam layanan publik menjadi ganjaran buat pemain asal Prancis tersebut.

3. Frank Rijkaard vs Rudi Voeller

Tak ada yang menyangsikan kepiawaian Frank Rijkaard dan Rudi Voeller. Rijkaard merupakan pemain bintang yang membela tim nasional Belanda. Sementara Voeller adalah bomber menakutkan milik tim nasional Jerman Barat.

Dua sosok ini terpancing emosinya saat kedua timnas itu bertemu di babak 16 besar Piala Dunia 1990. Dalam insiden itu, Rijkaard tercatat dua kali meludahi bagian belakang kepala Voeller.

Pada saat aksi meludah yang kedua, wasit Juan Carlos Loustau akhirnya mengusir Rijkaard keluar lapangan. Sementara Voeller juga tak luput dari kartu merah karena dianggap melakukan diving di areal kotak penalti lawan. Laga tersebut dimenangkan oeh Jerman dengan skor 2-1.

4. Luis Suarez vs Giorgio Chiellini    
 
Luis Suarez seharusnya tak akan pernah melupakan insiden yang berlangsung saat tampil di Piala Dunia 2014. Suarez tampil membela tim nasional Uruguay melawan Italia pada laga penyisihan Grup D di Estadio Das Dunas, Natal, Afrika Selatan.

Aksi gigitan Suarez terjadi pada menit ke-79. Saat itu, Suarez sedang duel dengan Giorgio Chiellini. Namun tanpa dilihat wasit, Suarez berhasil menggigit bagian belakang bahu kiri Chiellini yang membuat lawan kemudian mengayunkan sikunya ke belakang mengenai Suarez.

Saat itu Suarez masih beruntung karena wasit tak melihat dan membuatnya terbebas dari hukuman kartu merah. Namun selepas laga, barulah hukuman berat ditimpakan kepada Suarez.

Komite Disiplin FIFA akhirnya menjatuhkan hukuman berupa larangan tampil di ajang internasional selama sembilan pertandingan, larangan terlibat dalam semua kegiatan sepak bola selama empat bulan dan denda 66 ribu pounds kepada Suarez.

5. Zinedine Zidane vs Marco Materazzi

Final Piala Dunia 2006, menjadi kenangan yang tak akan terlupakan oleh legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane. Saat itu Prancis bertemu dengan Italia di Piala Dunia yang dihelat di stadion Olympia, Berlin, Jerman.

Sesungguhnya, Zidane tampil dengan sangat prima sebagai pengatur permainan dari lapangan tengah Prancis. Pada menit ketujuh, Zidane juga berhasil membawa timnya unggul melalui eksekusi penalti.

Namun semua usaha besar dari Zidane itu justru berakhir pahit. Memasuki masa perpanjangan waktu, tepatnya menit ke-110, emosi Zidane meluap. Tanpa diduga ia menanduk dada dari pemain Italia, Marco Materazzi, hingga terjatuh.

Belakangan diketahui aksi Zidane itu dilakukan karena ia terprovokasi oleh pemain bertahan Italia yang mengejek saudara perempuannya adalah pelacur. Akibat ulahnya, Zidane harus keluar lapangan dan harus rela juga menyaksikan Prancis kalah dalam drama adu penalti. (***)




Editor: Chomel
Sumber: Republika

Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Sport"