Baca Nih, Modus Baru Pembobolan ATM yang Perlu Kamu Tahu

Dibaca: 3422 kali  Jumat,10 Maret 2017 | 12:44:55 WIB
Baca Nih, Modus Baru Pembobolan ATM yang Perlu Kamu Tahu
Ket Foto : ilustrasi
linkarnews.com - Kejahatan perbankan dengan membobol ATM milik nasabah semakin variatif. Berkat kesigapan polisi, dua pembobol mesin ATM, Yose (25) dan Ibrahim (28) gagal pulang dengan membawa uang.
 
Saat beraksi di Jalan Srijaya Negara, Kecamatan Ilir Barat (IB), Pelembang, kedua pelaku dibekuk jajaran Satuan Sabhara Polresta Palembang pimpinan Kompol Rachmat Syawal Pakpahan.
 
Penangkapan kedua warga Muara Dua, OKU Selatan itu berlangsung, kemarin siang. Mulanya, anggota Sabhara curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku di dekat sebuah mesin ATM di lokasi. Kemudian dilakukanlah pengintaian.
 
Dugaan itu ternyata benar. Saat situasi sekitar sepi, keduanya beraksi. Ketika itulah, polisi melakukan penyergapan. Keduanya lalu digelandang ke Mapolresta Palembang. “Belajar dari internet,” kata Yose di ruang SPK Terpadu.
 
Aksi kejahatan ini telah dilakukan pelaku berulang kali. Sebelumnya, Yose sudah pernah melakukan kejahatan perbankan itu di wilayah Prabumulih dan Palembang. “Kadang dapat Rp2 juta, pernah Rp3 juta,” bebernya seperti dikutip dari Jawapos, Jumat (10/3/2017).
 
Modusnya, tersangka masuk ke dalam bilik ATM. Dia lalu menukar nomor call center tertempel di mesin ATM tersebut dengan nomor telefon miliknya. setelah itu, tersangka menyelipkan plastik mika ke tempat masuknya kartu ATM.
 
Demi keamanan dalam beraksi, Ibrahim menunggu di luar bilik, mengawasi kondisi sekitar. Ulah kedua orang ini menyebabkan kartu ATM korban akan tersangkut. Karena panik, korban akan menelefon call center palsu yang tertempel di mesin ATM.
 
"Mereka pasti menelefon call center dan saya berpura-pura menjadi petugasnya, kemudian menanyakan pin ATM mereka," tutur tersangka Yose.
 
Setelah itu, ia akan mengarahkan pemilik kartu ATM untuk pemblokiran ATM di bank terdekat. Tujuannya agar korban pergi. "Ketika itulah, kami datang ke sana, menarik kartu ATM korban dan menguras isi tabungan mereka," jelasnya.
 
Pria pengangguran itu berdalih, terpaksa melakukan kejahatan ini agar mendapat uang untuk membeli obat anaknya yang sedang sakit. Sisanya untuk makan sehari-hari keluarganya. Sedangkan Ibrahim membantah kalau dirinya merupakan komplotan Yose.
Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Metropolis"