Syafrinaldi Terpilih Menjadi Rektor UIR Yang Baru

Dibaca: 4322 kali  Rabu,19 April 2017 | 22:46:31 WIB
Syafrinaldi Terpilih Menjadi Rektor UIR Yang Baru
Ket Foto : Dr Nurman SSos MSi dan Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL salam komando

 

linkarnews.com - Tidak ada yang bertanding, tapi bersanding dalam pemilihan Rektor Universitas Islam Riau (UIR) periode 2017-2021. Ini yang ditegaskan Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL, rektor terpilih usai menyisihkan Dr Nurman SSos MSi pada pemilihan rektor yang dilaksanakan Selasa (18/4) pagi.
 
Syafrinaldi meraih 27 suara sah. Mengalahkan Nurman yang hanya meraih 16 suara. Satu suara abstain (tidak hadir).
 
‘’Jadi tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang. Saya yang terpilih adalah Rektor UIR dan tidak mengalahkan siapa-siapa,’’ begitu kata Syafrinaldi kepada Riau Pos, usai menang dalam pemilihan.
 
Dia justru mengajak, kampriotnya dan juga semua elemen bersama-sama memajukan UIR sesuai dengan visi-visi yang sudah ditancapkan beberapa tahun yang lalu, yakni menjadikan UIR sebagai universitas Islam yang unggul dan terkemuka di Asia Tenggara tahun 2020.
 
Dikatakan Syafrinaldi, bahwa dari awal dia tidak punya target untuk jadi rektor. Karena keinginan awal itu hanya ingin menjadi guru besar saja yang kini sudah disandangnya. Dan sejak saat itu dirinya hanya menikmati profesinya sebagai dosen dan Dekan Fakultas Hukum UIR seperti air mengalir.
 
Untuk maju sebagai rektor ini, disebutkannya, banyak mendapat dukungan dari kawan-kawannya anggota senat untuk maju sebagai UIR I. Dorongan itu, tidak membuat dirinya serta merta langsung menerimanya. Malah minta dilihat lagi background-nya, apakah layak atau tidak.
 
‘’Namun kawan-kawan senat mengatakan apa yang ada di saya sudah cukup untuk menjadi UIR I itu. Akhirnya itu berproses sampai saya terpilih,’’ bebernya.
 
Pascaterpilih dan saat ini menunggu pelantikan yang direncanakan pada Juli mendatang, Syafrinaldi mengatakan, hal pertama yang akan dilakukannya, adalah akan check internal dahulu, karena untuk mencapai Visi UIR 2020 menjadikan Universitas Islam yang unggul di Asia Tenggara, tentu perlu melakukan konsolidasi ke dalam dahulu.
 
‘’Artinya sudah sampai di mana progres dari capaian visi itu, kita harus ukur di mana posisi UIR sekarang ini. Dan dalam 2,5 tahun apakah sudah mencapai atau tidak. Saya berkeyakinan dengan dukungan dari berbagai elemen insya Allah bisa terwujud,’’ paparnya.
 
Di antaranya, yaitu Fakultas Hukum yang saat ini dipimpinnya, disampaikan sudah mendapatkan akreditasi A, juga sudah bersertifikasi ISO terbaru pertama di Sumatera.
 
Soal perangkat kerektoratan ke depan, dikatakannya, apa yang sudah berjalan saat ini tetap akan dilanjutkan, secara struktural juga akan tetap seperti sekarang dahulu, hanya saja orang-orangnya mungkin ada perubahan, karena ada yang sudah yang dua periode dan juga pertimbangan lainnya yang tujuannya untuk pencapaian visi 2020 dapat terwujud.(gus)
 
 
 
 
 
sumber: Riaupos.co
Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Pendidikan"