Jalan Garuda Sakti Pekanbaru, Akan Mulus Kemnali Sebelum Idul Fitri

Dibaca: 2622 kali  Senin,24 April 2017 | 18:11:02 WIB
Jalan Garuda Sakti Pekanbaru, Akan Mulus Kemnali Sebelum Idul Fitri
Ket Foto : Lubang besar di Jalan Garuda Sakti, Panam telah ditimbun tanah campur kerikil sehingga cukup memudahkan pengendara melewati jalan

 

linkarnews.com - lubang menganga yang besar dan dalam di badan Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan telah ditimbun tanah dan batu kerikil.  Penimbunan dilakukan oleh Satker APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wilayah Riau.
 
Perbaikan sementara dengan cara menimbun lubang ini sudah beberapa kali dilakukan. Baik swadaya warga sekitar atau pemerintah. Tapi, dalam beberapa waktu ke depan, lubang kembali menganga karena tanah tergerus air hujan.
 
Sedangkan upaya perbaikan permanen sudah mendesak untuk dilakukan. Meski demikian, pihak Satker APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wilayah Riau mengharapkan masyarakat bersabar. Pekerjaan perbaikan terus digesa supaya tuntas sebelum Hari raya Idul Fitri mendatang.
 
Salah seorang pengguna jalan yang setiap hari melewati Jalan Garuda Sakti, Aspul (35) mengatakan, ia kerap melihat pengendara sepeda motor bahkan kendaraan roda empat yang melintas, harus terperosok ke lubang dalam di tengah jalan tersebut.
 
“Kalau sudah setiap hari lewat, bisa langsung pelan-pelan. Tapi kasihan yang jarang lewat sana (Garuda Sakti, red), sampai terjatuh dan harus mendorong karena terperosok,” kata Aspul yang sehari-hari membawa mobil pick up mengangkut bahan pokok untuk dijual ke pasar tradisional di Pekanbaru.
 
Ia berharap supaya pemerintah, siapapun yang bertanggung jawab agar dapat segera memperbaiki kerusakan pada jalan. ‘’Supaya ke depan tidak jatuh lagi korban yang notabene dari masyarakat pengguna jalan pemakai kendaraan di ruas jalan tersebut,’’ harapnya.
 
Memang, Jalan Garuda Sakti, statusnya pasca pengalihan kewenangan dari sebelumnya berstatus Provinsi. Mulai 2016 berstatus jalan nasional. Namun karena penganggaran Satker APBN Kementerian PUPR Wilayah Riau pascapengalihan kewenangan sudah berjalan, sehingga tidak ada anggaran peningkatan ruas jalan Garuda Sakti saat itu.
 
Kemudian 2017, masuk dalam anggaran perbaikan untuk Jalan Garuda Sakti sepanjang 500 meter termasuk Jalan Air Hitam 1,5 km dengan pagu anggaran sekitar Rp20-an miliar. Dengan pekerjaan rigid pavement. Namun mengingat lokasi jalan yang padat serta waktu pelelangan hingga pekerjaan rigid, maka untuk Jalan Garuda Sakti hanya akan diaspal keras. Bukan rigid seperti perencanaan semula.
 
“Pekerjaan aspal rencananya setelah pekerjaan saluran (parit, red) beton selesai sepanjang lebih kurang 300 meter. Waktu kami 1,5 bulan lagi. Jadi kami harap masyarakat dapat bersabar. Kami akan upayakan tuntas sebelum hari raya,” kata PPK I Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (PJN) Satker APBN Kementerian PUPR Wilayah Riau Syamsumar, Jumat (21/4).
 
Syamsumar mengungkapkan nantinya setelah pekerjaan saluran selesai baru akan ditinggikan badan jalannya dengan Base A. “Setelah padat baru kita aspal 2 lapis dengan aspal AC-BC dan AC-WC,” sambungnya menjelaskan.
 
Diakui PPK I, memang sekarang pihaknya menemui kendala di lapangan untuk pekerjaan saluran. Di mana pekerjaan harus diiringi dengan mengendalikan air yang ada disaluran tersebut. Sebab sekarang debit air yang ada sangat besar hingga menyulitkan bagi pekerja untuk mengendalikannya.
 
“Curah hujan tidak menentu, juga mengakibatkan air di saluran tidak berhenti, ini juga memperlambat tentunya. Tapi tetap kami usahakan dengan berbagai cara agar dapat dialirkan hingga tidak mengganggu pekerjaan,” katanya.
 
Disinggung upaya yang dilakukan pihak Satker APBN dalam mencegah kemacetan selama pengerjaan. Memang, kata Syamsumar nanti pihaknya akan memasang rambu rambu lalu lintas dan tenaga harian. “Bila perlu kami juga akan libatkan pihak kepolisian untuk membantu. Pengertian masyarakat untuk menaati rambu juga sangat kami harapkan tentu,” harapnya.(***)
 
 
 
 
 
 
sumber: Riaupos.co
Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Metropolis"