Kasus Saracen

Bos Saracen Jalani Sidang Perdana

Dibaca: 617 kali  Kamis,28 Desember 2017 | 16:11:46 WIB
Bos Saracen Jalani Sidang Perdana
Ket Foto : Jasriadi, tersangka sindikat penyebar kebencian Saracen
linkarnews.com - Pekanbaru, Jasriadi, yang disangkakan sebagai Ketua sindikat penyebar ujaran kebencian Saracen menjalani sidang perdananya hari ini di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau. Tepat pukul 13.00 Majlis Hakim yang diketuai Asep Koswara bersama hakim anggota Martin Ginting dan Yudisulen sidang kasus ujaran kebencian tersebut. "Hari ini akan dimulai persidangannya dengan agenda pembacaan dakwaan, di PN Pekan Baru, Riau," kata anggota tim kuasa hukum Jasriadi, Juju Purwantoro melalui keterangan tertulisnya pada Kamis, 28 Desember 2017 Juju menilai, perbuatan Jasriadi dan tersangka lainnya hanyalah kritik konstruktif terhadap Presiden Joko Widodo. Jasriadi, kata Juju, lewat Saracen juga melawan derasnya sejumlah situs yang menyudutkan umat Muslim. Senada dengan Djuju, Tim Pengacara Jasriadi dari LBH Bang Japar, Erwin SH MH yang didampingi D. Gunawan Harahap, SH., MH pun berpendapat bahwa dakwaan terhadap kliennya tidak sesuai dengan pemeriksaan awal. Dia mengatakan, penyidik awalnya menjerat Jasriadi dan tersangka Saracen lainnya sebagai kelompok atau organisasi yang memproduksi ujaran kebencian yang terstruktur dengan motif ekonomi atau uang senilai jutaan rupiah. Namun, dari dakwaan yang dibacakan Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jasriadi melanggar undang-undang Informasi Transaksi Elektronik dengan mengakses komputer dan atau sistem elektronik milik Orang lain dengan cara apa pun. "Kami tetap meminta kepada aparat penegak hukum supaya berlaku adil diterapkan sama kepada semua orang atau kelompok tanpa tebang pilih terutama kepada mereka yang merasa memiliki kedekatan dan kepentingan dengan pihak penguasa, dan tidak membeda-bedakan perlakuan dibidang hukum apalagi dalam kasus ini Jasriadi telah ikut memerangi para netizen pembenci ulama dan penista agama". Ujar Erwin usai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Jl. Teratai Kamis / 28 Desember 2017. Persidangan akan dilanjutkan Kamis depan dengan agenda pembacaan eksepsi oleh Tim Pengacara Jasriadi dari Tim Advokat Muslim(TAM) ini. "Insya Allah tanggal 4 Januari 2018 kita akan sampaikan eksepsi atas dakwaan yang disampaikan kepada klien kami". tandas Erwin singkat menjelang meninggalkan PN Pekanbaru. Jasriadi pernah dilaporkan oleh Afrida Verawati pada Januari 2017. Afrida menuduh Jasriadi telah membobol akun Facebook-nya, untuk mengunggah konten yang tidak diinginkannya. Atas perbuatannya, Jasriadi yang terlibat kelompok Saracen ini dijerat pasal berlapis dalam Undang-undang ITE, yakni pasal 30 tentang akses ilegal, pasal 32 tentang gangguan informasi dan pasal 35 tentang pemalsuan dokumen. Jasriadi juga dijerat pasal 46 UU ITE tentang ancaman hukuman bagi orang yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan/atau sistem elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.(Qd)
Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Hukum"