Polri Kantongi Identitas Pengendali 1,6 Ton Sabu Yang Masuk Indonesia

Dibaca: 1767 kali  Jumat,30 Maret 2018 | 16:15:25 WIB
Polri Kantongi Identitas Pengendali 1,6 Ton Sabu Yang Masuk Indonesia
Ket Foto : ilustrasi narkoba jenis sabu

 

linkarnews.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan kepolisian Cina untuk menginterogasi empat tersangka kasus penyelundupan narkoba 1,6 ton yang diungkap Bareskrim di Perairan Kepulauan Riau beberapa waktu lalu. Kerja sama ini menghasilkan diketahuinya pengendali utama sabu tersebut di Cina.
 
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto menuturkan, kepolisian Cina datang ke Dittipid Narkoba Bareskrim Polri pada Kamis (22/3/2018) lalu. 
 
Mereka menginterogasi para tersangka. Menurut Eko, para tersangka ternyata lebih terbuka pada kepolisian Cina.
 
"Sebelumnya kita periksa, malah hasil pemeriksaan kita dikaburkan. Begitu yang polisi Cina datang, mereka takut sama polisi Cina loh. Diperiksa, diskusi, catat, diartikan, kebuka semua smpai kita tau transporternya, pengendalinya siapa, bosnya siapa," kata Eko, Jumat (30/3/2018).
 
Eko pun menuturkan, kepolisian Cina telah menjanjikan akan segera mengejar si pengendali sabu 1,6 ton tersebut. Saat ini, kepolisian Cina masih melakukan pengejaran pada pengendali dan tersangka lain di negeri Tirai Bambu maupun di Taiwan.
 
"Sudah diketahui namanya, dimana posisinya pengendali dan bosnya. Dia bilang kalau mereka pulang, mereka langsung bekerja mengejar pengendali dan bosnya," ujar Eko.
 
Sebelumnya, Satgas Gabungan Polri yang bekerja sama dengan Bea Cukai pada 20 Februari mengungkap penyelundupan sabu dengan jumlah mencapai 1,6 ton. Pengungkapan itu terjadi di peraran Anambas Batam, Kepulauan Riau yang diangkut oleh sebuah Kapal berbendera Singapura.
 
Setidaknya, 81 Karung yang berisikan Methampetamine masing-masing karung kurang lebih berisikan 20 Kg diamankan petugas. Jumlahnya diperkirakan mencapai 1,6 ton. Adapun empat tersangka yang diamankan adalah Tan Mai (69 tahun), Tab Yi (33 tahun), Tan Hui (43 tahun) dan Liu Yin Hua (63 tahun). (***)
 
 
 
 
 
 
sumber: republika
Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Hukum"