Syamsurizal : Lancang Kuning Butuh Nakhoda yang Tepat

Dibaca: 1333 kali  Sabtu,14 April 2018 | 23:30:56 WIB
Syamsurizal : Lancang Kuning Butuh Nakhoda yang Tepat
Ket Foto : DR. Syamsurizal MM, Wakil Ketua Tim Paslon Firdaus Rusli
 
linkarnews.com - Pada kampanye dialogis paslon nomor 3 Firdaus-Rusli, Syamsurizal mengatakan bahwa Bumi Lancang Kuning sedang membutuhkan nakhoda yang tepat untuk sampai kepada tujuan. Baginya, lirik lagu lancang kuning penuh dengan pesan politik.
 
“Kalau nakhoda kurang faham, alamatlah kapal akan tenggelam. Jadi bapak ibu sekalian, memilih pemimpin yang tepat adalah kewajiban kita bersama, maka 27 Juni nanti, kita coblos nomor tiga, Firdaus-Rusli.” pinta Bupati Bengkalis 2 periode tersebut pada kampanye dialogis di Desa Kebumen, Pulau Rupat, Jumat 13/4/2018.
 
Syamsurizal juga menjelaskan keprihatinannya atas situasi Riau saat ini. Menurutnya, provinsi dengan kekayaan alam yang melimpah ini berada dalam situasi kepemimpinan yang kurang baik, sehingga pembangunan berjalan lambat dan kesejahteraan masyarakat menurun.
 
“Pertumbuhan ekonomi kita sangat jauh dibawah rata-rata nasional dan yang paling buruk dalam sejarah berdirinya provinsi Riau. Akibatnya adalah melambatnya pembangunan infrastruktur, minimnya lapangan kerja, menurunnya daya beli dan tingginya gizi buruk, bahkab menurut data, angka gizi burik di Riau berada diatas rata-rata nasional. Ini persoalan nakhoda, maka kita harus berikan kepemimpinan nakhoda ditangan pemimpin yang tepat.”
 
Lebih lanjut Syamsurizal menegaskan bahwa nakhoda yang tepat memimpin Riau saat ini ada paslon nomor urut tiga Firdaus-Rusli. Dia juga mengutarakan beberapa alasan memilih Firdaus-Rusli pada glaran pilkada serentak Juni mendatang.
 
“Saya mendukung Firdaus-Rusli, saya harap dengan kesaksian saya ini warga pulau Rupat bisa satu hati dengan saya. Kenapa Firdaus-Rusli? Karena dia orang yang berpikiran jauh kedepan, visioner dan sudah dinobatkan sebagai pemimpin visioner Indonesia. Kedua, Firdaus juga seorang visioner yang baru-baru ini dinobatkan kembali sebagai tokoh inspiratif, dan ketiga Firdaus adalah pemimpin bermoral baik, selalu memilih ulama dalam urusan pemerintahannya, terbukti dengan pendampingnya saat ini, Rusli Effendi.”
 
Syamsurizal menutup sambutannya dengan mengutip perkataan Ali bin Abu Thalib, karena menurutnya ketidakadilan akan hilang jika orang baik tidak diam.
 
“Kezaliman terus terjadi bukan karena semakin bertambahnya penjahat, tapi karena diamnya orang-orang baik.”
Akses LingkarNews Via Mobile m.linkarnews.com
BERITA TERKAIT
TULIS KOMENTAR
Baca Juga Kumpulan Berita "Riau"